Pernah dengar kalimat “don’t judge a book by its cover”? Sayangnya, mindset ini nggak berlaku pas interview kerja. Di momen pertama ketemu, rekruter belum kenal kamu siapa dan seperti apa. Jadi apa yang paling cepat dinilai? Penampilan.
Dalam hitungan detik, rekruter bakal menilai citra diri kamu lewat apa yang terlihat. Outfit yang rapi, pantas, dan enak dilihat bisa jadi nilai plus. Karena percaya atau nggak, penampilan itu cerminan kepribadian dan profesionalitas kamu sebagai pelamar.
Makanya, jangan asal pakai baju. Sedikit riset itu wajib. Coba kepoin dulu gaya berpakaian karyawan di perusahaan yang kamu lamar—bisa lewat media sosial, website, atau pas datang ke kantor. Dari situ, kamu bisa menyesuaikan outfit biar masuk vibe-nya.
Selain itu, perhatikan juga bentuk tubuh dan warna kulit. Outfit yang pas di badan dan warnanya cocok bakal bikin kamu terlihat lebih stand out tanpa harus berlebihan.
Nah, biar nggak bingung, ini panduan outfit interview sesuai bidang kerja dan company culture
- Bidang Kreatif
(Editor, penulis, seni, dll)
Kamu punya ruang lebih bebas buat berekspresi. Tapi ingat, bebas bukan berarti kayak mau nongkrong. Hindari pakaian terlalu mini atau terlalu santai.
Tips:
- Pilih baju nyaman tapi tetap rapi
- Celana hitam atau denim gelap aman
- Tetap kelihatan profesional walau santai
- Bidang Teknologi & Startup
(Content creator, IT, design grafis, dll)
Lingkungannya biasanya anak muda dan chill. Tapi jangan kebablasan. Tips:
- Ikuti gaya santai ala startup
- Tetap terlihat sebagai pelamar, bukan karyawan
- Minimal satu tingkat lebih rapi dari outfit harian karyawan
- Bidang Keuangan
(Perbankan, konsultan, akuntan, dll)
Di sini, kesan profesional itu nomor satu.
Tips:
- Pilih busana rapi dan konservatif
- Hindari pakaian terlalu ketat
- Rok sebaiknya di bawah lutut
- Warna soft atau putih lebih aman
- Perusahaan Korporat
(Pemasaran, iklan, hukum, dll)
Penampilan harus rapi dari ujung rambut sampai sepatu.
Tips:
- Blazer + blus simpel + celana panjang rapi
- Warna netral biar terlihat classy
- Hindari warna terlalu cerah atau berlebihan
- Dunia Fashion
(Perancang busana, fashion editor, dll)
Di bidang ini, penampilan adalah statement. Tapi tetap harus sopan dan profesional. Tunjukkan selera fashion kamu tanpa terlihat berlebihan.
Outfit interview itu bukan soal mahal atau branded, tapi soal tepat, pantas, dan sesuai budaya perusahaan. Kalau penampilan kamu sudah oke, rasa percaya diri ikut naik—dan peluang dilirik HRD makin besar
Good luck interview-nya!
Penulis : Miandary Rahayu Agista, S.Psi

Leave A Comment