Lulus sekolah atau kuliah itu rasanya campur aduk: lega, senang, bangga, plus capeknya masih kebayang. Dari begadang ngerjain tugas, revisi skripsi berkali-kali, sampai dimarahin dosen killer akhirnya semua terbayar. Congrats ya! Kamu keren karena sudah sampai sejauh ini. Nah, setelah lulus, hidup mulai kasih kamu pertanyaan serius: lanjut kuliah, buka usaha, atau kerja?

Kalau jawabanmu kerja dan sekarang kamu sudah dapat panggilan interview… fix, kamu wajib baca ini sampai habis.

 

Setelah kirim CV ke banyak lowongan dan nunggu tanpa kepastian, tiba-tiba muncul notifikasi:

“Selamat, Anda lolos ke tahap wawancara”. Auto senyum, panik, deg-degan jadi satu 🙂

Tenang, itu wajar banget—apalagi kalau ini interview pertamamu. Wawancara kerja adalah gerbang awal kamu masuk ke dunia kerja yang sesungguhnya. Apa saja langkah yang harus disiapkan:

 

1. Stalking Perusahaan Itu WAJIB

Sebelum interview, jangan cuma siapin baju rapi. Kamu juga harus:

  • Cek website resmi perusahaan
  • Scroll LinkedIn, Instagram, bahkan TikTok mereka
  • Cari tahu: bergerak di bidang apa, produknya apa, dan vibes kantornya

HRD love banget kandidat yang paham perusahaan. Ini bukti kalau kamu nggak asal apply.

Catatan penting: Jangan sampai salah sebut nama perusahaan pas interview. Ini kesalahan kecil tapi fatal.

 

2. Pahami Industri Biar Nggak Blank Pas Ditanya

Semakin kamu paham industrinya, semakin pede kamu jawab pertanyaan. Ibarat ujian: kalau belajar, kamu lebih tenang.

Beberapa hal yang bisa kamu pelajari:

  • Visi dan misi perusahaan
  • Produk atau layanan utama
  • Kompetitor
  • Budaya kerja dan gaya kepemimpinan

Bonus poin kalau kamu bisa nyambungin visi perusahaan dengan goals karier kamu. HRD auto tertarik

 

3. Jangan Lupa : Pahami Job Description

Kamu juga harus paham posisi yang kamu lamar itu ngapain aja. Job description adalah gambaran besar tugas kamu nantinya

Misalnya:

  • Sekretaris → atur jadwal, surat-menyurat, administrasi
  • Admin → input data, laporan, arsip

Kalau ditanya saat interview, jawab yang umum dan relevan aja. Tugas tambahan biasanya baru kelihatan setelah kerja.

4. Kenali Diri Sendiri, Biar Nggak Salah Jalan Selain kenal perusahaan, kamu juga harus kenal diri sendiri :

  • Kamu sukanya kerja di bidang apa?
  • Goals karier kamu apa?
  • Ini sesuai passion kamu atau nggak?

Kerja tanpa passion + lingkungan toxic = burnout.
Burnout itu kondisi capek fisik, mental, dan emosional karena kerjaan. Trust me, ini nggak enak banget.

 

5. Waspada Lowongan Palsu🚨

Ingat baik-baik:
Perusahaan TIDAK PERNAH minta uang dalam proses rekrutmen.

Kalau ada alasan:

  • biaya administrasi
  • biaya seragam
  • uang jaminan, dl;

Fix itu penipuan.

Tips aman:

  • Catat semua perusahaan yang kamu lamar
  • Cek nama dan alamat perusahaan di internet
  • Kalau nggak jelas, skip aja. Jangan buang waktu dan ongkos.

 

6. Setelah Interview, Jangan Ghosting

Habis interview, ucapkan terima kasih ke HRD.
Kalau mau lebih profesional, kirim email thank you beberapa hari setelahnya.

Ingat:

  • Diterima → tetap rendah hati
  • Ditolak → tetap sopan

 

Sikap kamu hari ini bisa jadi pintu kesempatan di masa depan.

Interview kerja memang bikin deg-degan, tapi dengan persiapan yang matang, kamu bisa lebih tenang dan percaya diri. Usaha sudah, doa jangan lupa.
Kalau belum rezekinya sekarang, bukan berarti kamu gagal—bisa jadi kamu sedang diarahkan ke tempat yang lebih pas buat kamu

Semangat ya, pejuang karier!

 

Penulis : Miandary Rahayu Agista, S.Psi